VERTEX

  • Ilustrasi
  • Selayang Pandang
  • Penulis Jemputan

BUKU SEBAGAI KHAZANAH ILMU

News image

BARU-BARU ini, saya diundang melancarkan sebuah buku kumpulan puisi dan lukisan. Tajuknya "Alien mencari cinta". Ia dihasilkan oleh Dr Ramzah Dambul, seorang anak jati Sabah kelahiran daerah Ranau. Dia adalah...

Ilustrasi | Administrator | Friday, 7 December 2012

READMORE

MENCARI DISTINASI KEHIDUPAN...............

ALHAMDULILLAH!...dengan izinya kita diberikan kesempatan untuk hidup di dunia ini. Sebagai manusia kita harus bersyukur kerana diberikan jasad dan nyawa untuk hidup dengan percuma, saya percaya ramai yang tidak sedar...

Selayang Pandang | Administrator | Monday, 29 April 2013

READMORE

TERLAMBAT ……..!

News image

Diadaptasi oleh : Harun Tafsir.    Membahas masalah pembagian tugas suami-isteri dalam kehidupan berumah tangga merupakan sesuatu yang menarik dan tidak pernah kehabisan bahan. Sepanjang perbahasan berbagai argumen dikemukan, pandangan dari...

Catatan Pengarang | Administrator | Sunday, 3 February 2013

READMORE
CARA MENCAPAI KEBAHAGIAAN.
Written by Administrator
Monday, 10 May 2010 13:17
PDF Print E-mail



Kehidupan yang bahagia adalah dari seni yang tercermin dalam sepuluh dimensi....kata seorang ahli psikologi dari Amerika Syarikat Dr. Dexs. Ada berbagai-bagai cara orang ingin mencapai kebahagiaan. Kadang-kadang ada juga yang tak dapat di terima dengan akal kita. Sebagai insan biasa kita harus pasrah dengan ketentuannya.

Kita dilahirkan berbeza-beza...kita haruslah berusaha membahagiakan orang lain agar kita mendapat percikan dari kebahagiaan yang orang lain perolehi. Beginilah kehidupan yang kita layari setiap hari, dipagari dengan macam-macam kisah yang lucu dan anih....Inilah yang dikatakan  dugaan hidup...

Petang kelmarin saya bergegas pulang ke Kota Kinabalu, bertemu dengan seorang sahabat dari jauh-Keningau. Saya terpaksa meninggalkan dua lagi acara kami di Suria...mengecat lukisan dinding. Kebetulan saya terpilih menyertai pameran lukisan sempena hari wanita tahun ini...Alhamdulillah!....

Sebagai sahabat kami memang pernah bertemu, pertemuan biasa yang tidak dirancang ini hanyalah sekadar bertukar-tukar fikiran sahaja, tidak lebih dari itu.  Selalunya kami  bercerita tentang hidup dan kehidupan dalam ‘FACEBOOK’......

“Apa khabar..sehat?”  saya bertanya sebaik saja kami duduk di sebuah Cafteria. Dia kelihatan gusar.

“Sehat macam biasa.....”  jawabnya ringkas. Saya melihatnya bersahaja cuba menyembunyikan sesuatu dalam hati. Dari wajahnya, saya dapat membaca air mukanya mengandungi banyak persoalan.

“Apa cerita.. lama tak jumpa ?...Sibuk ke ”  Sekali lagi saya mengumpanya dengan pertanyaan, sekadar menghalau kegusaran yang ada dalam hatinya saat itu. Saya melihatnya acuh tak acuh.
“Biasalah ni...macam-macam masalah peribadi...Kata Dr. hidup saya sudah tidak ada harapan lagi....Penyakit saya sudah serious....Saya akan mati Raya..." Suaranya tersekat-sekat. Air matanya keluar, dia menanggis.
Penyakitnya agak terlambat dikesan. Sudah ada surat keputusan dari Doktor mengesahkan dia menghidap penyakit  barah (otak)....Dia dikatakan hidup cuma tinggal enam bulan. Saya sedih mendengarnya, tapi cepat-cepat saya sembunyikan. Saya tak mahu memperlihatkan kesedihan depan matanya...saya harus kuat...Kuat!

“Allah....bersabarlah, itukan hanya ramalan Dr. saja...” saya terkejut dengan pengakuannya. Saya cuba memberikannya harapan dan sokongan  agar dia mendapat kekuatan menerima ujian ini. Hati saya tersentuh, memang sikap seorang yang cepat terasa...Sensitif.  Saya dapat membayangkan apa yang bersarang dalam kepalanya  saat itu.

“Buatlah  sesuatu yang baik. Jangan berputus asa...manafaatkan masa yang ada......

1 - Jalankan aktiviti yang kamu senangi..Wujudkan suasana baru, lakukan hobi yang sesuai dengan kehendak hati kamu. Tekuni hobi kamu itu agar usaha itu tidak sia-sia...lakukan sesuatu dengan baik dan selebihnya serahkan saja pada takdir yang maha esa......

2 - Jaga kesihatan kamu dengan baik...kerana ia adalah roh kebahagiaan, iaitu kestabilan makanan dan minuman. Bersukanlah selalu untuk menjauhi kebiasaan yang tidak bermanafaat...

3 – Fahami tujuan hidup kamu,  sebab hal itu membangkitkan keghairahan kamu untuk membuat hidup kamu lebih bersemangat....Semangat itu penting untuk kamu terus bertahan....bertahanlah!

4 - Terima kenyataan hidup seperti seadanya...telan yang  baik manis atau buang yang pahit. Kamu harus hidup dalam ruang waktu yang ada di hadapan jangan menyesali apa yang telah berlalu dan jangan muram menghadapi hari esok yang belum tiba.

5 – Kamu harus berfikiran luas  tentang pekerjaan dan keputusan yang bakal kamu ambil.  Kamu jangan persalahkan takdir atau jangan menghina orang lain dengan keputusan yang telah mereka ambil atau secara peribadi tentang apa-apa yang  telah menimpa mereka.

6 – Lihatlah hidup kamu...lihat kepada orang yang lebih rendah nasibnya dari kamu. Bandingkan hidup kamu dengan mereka...Bertapa beruntungnya hidup kamu dari mereka....bertapa beruntungnya hidup kamu.

7 - Biasakan diri kamu untuk senantiasa tersenyum. Hadapi hidup ini dengan jiwa  yang riang dan bersahabatlah dengan orang lain yang tetap berjiwa optimis.

8 - Memanfaatkan waktu-waktu yang menyenangkan lagi indah dan menjadikanya sebagai terminal penting untuk menggali kebahagiaan. Nikmatlah hari-hari mendatang dengan kekuatan dari dalam. Peganglah seeratnya janji kamu pada Tuhan...Mohon padanya agar mendapat rahmat dan kamu dapat meneruskan hidup dengan baik. Berusahalah mencari resolusi penyakit yang kamu hadapi ini......” Saya cuba menyakinkanya dengan baik.
Berat mata memandang, berat lagi bahu memikul. Saya melihatnya seorang yang tabah...Tapi ketabahanya sudah mula luntur - pudar...Mungkinkah ini suatu balasan atas sikapnya dulu ataukah ini ujian atas ketelanjuranya.. Ah!...terlalu banyak pula ketermungkinan dalam tempurung kepala saya saat itu.

Apa pun ini sudah menjadi lumrah setiap yang bermula akan berakhir dan setiap yang hidup akan mati...Sesungguhnya sudah ketentuan yang diberikan oleh Tuhan...Kita tidak berhak untuk mempersoalkanya begitu. Apa pun yang bakal terjadi kita terima dengan hati yang terbuka...Semuanya sudah termaktub dalam perjanjian sejak dilahirkan ke dunia!...
Bersyukurlah dengan apa yang ada...Melihat dunia dengan tenang...Tuhan mengizinkan kita  berbahagia bersama keluarga...dan Tuhan juga mengirim para malaikat untuk menjaga kita dengan baik. Tapi kita tak melaksanakan tanggung jawab kepada Tuhan, kita lalai...Nah!... ini menguji ketahanan kita sebagai umatnya.  Tuhan itu tak buta...Dia melihat walau pun kita tidak melihatnya..
Sungguh hidup ini suatu pilihan untuk kita...Sama ada kita mahu atau tidak, itu  bukan soalnya. Kita tetap akur, pasrah dengan ketetapanya...Kalau mahu jatuh, jatuhlah sendiri...Kalau mahu berjaya...berusahalah sendiri...Malaikat pasti tersenyum melihat tingkah kita yang cuba berdalih-dalih untuk membuat kebalikan...."No komen!...."

Kita sering bersikap angkuh...menjadi manusia pengecut!... sedangkan dalam dada semuanya kosong...bersikap sombong...sedangkan hidup kita menderita dengan segala jenis penyakit jiwa. Kita manusia tidak pernah bersyukur ????

Hidup ini memang anih....Titisan air mata bukanlah penyelasaian. Langit itu tetap tinggi. Berkorbanlah untuk mencapai kebahagiaan. Iringi kehidupan ini dengan ketabahan agar nanti kita tidak akan menyesal menemui kegagalan.
Saat ini dia tersenyum. Wajahnya berubah sejak mula tadi. Dia senang barangkali mendengar khutbah saya....(sejab bila pula saya pandai berkutbah)....sudah ada semangat dalam hatinya... Mungkinkah harapannya berbunga, tidak sedar minum di depan mata tidak berkurangan.

# Sekian dulu kali ini berjumpa lagi minggu depan...

Wassalam,

DRErom.